Profile

Join date: Sep 29, 2022

About

3 Mushola Monumental di Thailand Selatan yang Harus Anda Datangi



Thailand memang kaya beragam rekreasi menarik dan dapat disebutkan, tiap tahun lawatan Malaysia yang berekreasi ke negara tetangga ini selalu bertambah. Selainnya perjalanan Malaysia ke Phuket dekat, didukung terdapatnya penerbangan langsung, kereta api dan bis dari Malaysia.


Thailand dikenali sebagai arah rekreasi dengan pusat barang murah yang populer, beragam makanan kekinian dan tradisionil dan warga lokalnya yang halus dan ramah. Untuk yang memeluk agama islam, tidak komplet rasa-rasanya bila tidak berkunjung di 3 mushola monumental dan Wisata Candi yang berada di teritori Islam di Thailand Selatan, terutamanya di area Narathiwat Pattani dan Yala.


Antara mushola yang pantas didatangi ialah Mushola Wadi al-Husein, Mushola Kerisik dan mushola yang kabarnya paling indah di Thailand ialah Mushola Jami' Patani.


1. Mushola Monumental Thailand: Wadi Al-Husein berumur 380 Tahun

Mushola Wadi Al-Hussein ialah mushola kayu yang berada dalam suatu dusun Muslim Melayu di Klungkung Manok, Narathiwat, Thailand. Berdasar catatan riwayat, mushola ini sebagai salah satunya mushola paling tua yang berada di Thailand, sebagai mushola kayu paling tua di semua Thailand.


Mushola ini kabarnya telah usai dibuat dan dipakai semenjak tahun 1634 M. Selainnya nama Mushola Wadi Al-Husein, dikenal juga dengan beberapa nama lain seperti Mushola Al-Hussein dan Mushola Telok Manok.


Dibuat Wan Husein As-Sanawi

Mushola ini dibuat pada zaman paling akhir Kesultanan Patani saat sebelum dikalahkan dan dijajah oleh Pemerintahan Siam (Thailand). Menurut info riwayat, bangunan asli mushola ini dibuat oleh Wan Husein As-Sanawi, seorang guru dan ulama yang mengelana ke Patani sekitaran tahun 1624.


Arsitektur kombinasi yang unik

Walau sebagai mushola, bila disaksikan dari terlalu jauh tidak seperti terlihat mushola secara umum. Masalahnya mushola ini tidak mempunyai kubah dan beberapa ciri yang umum ada pada mushola.


Itu pun tidak mempunyai simbol bulan dan bintang di atas atapnya. Atap mushola cuma seperti atap rumah atau istana. Yang memikat pada mushola ini ialah dibuat dengan gabungan beberapa feature arsitektur arsitektur Melayu, Thailand, China dan Champa.


Mushola ini tidak memakai paku dalam konstruksinya dan mempunyai dua sisi, yakni ruangan mihrab dan ruangan shalat. dibuat sebuah menara kecil yang tersambung langsung dengan atap tiga lantai. Menara ini mempunyai feature arsitektur China.


Dan untuk bangunan yang memuat masjid mempunyai susunan atap besar yang unik dengan ciri-ciri arsitektur Thailand. Ukir-pahatan pada dinding kayu, jendela dan pintu banyak dikuasai oleh seni ukir Melayu.


Diperbaiki tahun 2014

Di tahun 2014, Mushola Wadi Al-Hussein pernah terima beberapa dana dari Pemerintahan Thailand sendiri untuk membenahi susunan dan lingkungan mushola. Dana yang disembahkan oleh Pemerintahan Thailand waktu itu sebagai sisi dari penyiapan Komune ASEAN.


Mushola ini sebagai salah satunya contoh yang tampilkan kekayaan arsitektur tradisionil yang terawat walau berumur lebih dari 380 tahun. Mushola ini sebagai salah satunya contoh arsitektur mushola asli di alam Nusantara yang masih tetap ada.


2. Mushola Krue Se: Pertanda Pembantaian Muslim Thailand

Mushola Kerisik berada di daerah Patani, Thailand. Mushola Kerisik dengan bahasa Thailand dikenal Krue Se Mosque atau Pitu Krue-ban.

Mushola Krue Se atau Mushola Kerisik sebagai salah satunya mushola paling tua di Asia Tenggara. Dibuat pada periode pemerintah Sultan Muzaffar Shah di tahun 1514 dan belum usai.


Ini ialah mushola yang pertama di Asia Tenggara yang dibikin dengan memakai bata merah bikinan daerah Tarab Bata, beras ketas dan telur. Kelebihan binaannya bercirikan stuktur Timur tengah.


Langkah pengaturan batu-batanya dilaksanakan dengan memakai kombinasi kulit kerang dan beras pulut hitam yang ditumbuk lumat selanjutnya digabung bahan itu dengan adunan telur putih dengan manisan cair. Langkah ini sebagai salah satunya kelihaian dan kebijakan warga Melayu di tempat zaman dulu.


Dari beberapa sisa kuno itu kemungkinan sudah dibuat di tahun 1514 M pada periode pemerintah Sultan Ismail Shah dan usai pada periode pemerintah Sultan Muzaffar Shah. Mushola Kerisik Mushola dipandang seperti Kerajaan Melayu Darussalam Sah.


Bangunan ini berdiri tegak dengan pilar bundar untuk tampilkan style arsitektur Asia Barat dan feature penting ialah atap berkubah yang tak pernah usai.


Legenda Ko Lim Chiao

Mushola ini kabarnya dibuat pada periode pemerintah Raja Naresuan Besar (1578-1593) dan berdasar cerita legendarisnya, Ko Lim Chiao, seorang gadis Tionghoa tiba ke Pattani dengan perahu untuk menyaksikan kakaknya yang menikah dengan putri Gubernur Pattani. Kakaknya disebutkan sudah masuk Islam dan sepanjang proses pembangunan Mushola Krue Se.


Karena Lim Chao tidak berhasil bawa saudaranya kembali lagi ke daerah halamannya, sesudah bersumpah untuk menahan selesainya atap mushola, ia disebutkan menggantung diri di pohon dekat mushola dan saudaranya disemayamkan pada tempat yang serupa. Tetapi cerita legenda itu tidak bisa ditegaskan kebenarannya.


Selainnya berperan sebagai tempat beribadah, mushola ini dipakai sebagai pusat administrasi masalah Islam dan pusat study pengetahuan agama. Mushola ini diingat dengan riwayat pahit tindakan penguasa pada golongan Muslim di negeri ini.


Pembantaian Muslim

Di tanggal 28 April 2004, terjadi sebuah kejadian yang sentuh hati umat Islam di penjuru dunia. Kejadian berdarah itu terjadi saat warga usai melakukan sholat harus. Mendadak jemaah dikepung oleh tentara Siam (Thailand).


Jemaah tidak dibolehkan keluar dalam waktu lama sampai penembakan diawali. Bahkan juga, bom dijatuhkan lewat sisi atas kubah mushola memakai helikopter.


Tanpa ampun rakyat dibunuh sebegitu rupa. Peristiwa ini cukup memvisualisasikan kebrutalan militer dan pemerintahan Thailand waktu itu yang mengambil nyawa 108 orangtua dan anak-anak muda tidak berdosa.


Masa lalu pahit ini tidak lenyap di hati warga Patani sampai ini hari. Mereka kehilangan famili dalam waktu cepat mata dan beberapa menanggung derita cacat tetap karena kejadian beringas itu.


Sebagai pertanda kebrutalan militer Thailand, sampai ini hari, beberapa bekas shooting militer didiamkan seperti apa yang ada. Sekarang ini, Mushola Kerisik bukan hanya jadi tempat shalat, tapi juga kerap jadi lokasi yang didatangi pelancong dari luar serta dalam negeri.


3. Mushola Jami' Pattani: Simbol Persatuan Thailand

Mushola paling besar di kota Pattani sebagai pusat aktivitas komune muslim Pattani. Mushola ini disebutkan sebagai yang paling indah di Thailand.


Dibuat di tahun 1954 dan usai di tahun 1963 dengan arsitektur yang dikuasai oleh Arabia.Kolam yang diperlengkapi dengan monumen berwujud kubah dibuat di tengah-tengah halaman untuk memperoleh situasi Taj Mahal.


Ongkos konstruksi besar sekali dan bisa memuat sampai tiga ribu peziarah sekalian. Jadi konsentrasi jamaah di Pattani untuk melaksanakan ibadah dan perdalam pengetahuan agamanya.


Ingat Pattani bersama empat propinsi selatan yang lain sebagai propinsi dengan sebagian besar warga memeluk agama islam, Pemerintahan Thailand memandang logis untuk membuat mushola besar di lima propinsi itu. Mushola Jami' Pattani pertama kalinya dibuat di tahun 1954 dan memerlukan waktu 9 tahun untuk menyelesaikannya.


Sesudah usai di tahun 1963, Pertama Menteri Thailand waktu itu datang dan resmikan pengesahan mushola. Mushola itu selanjutnya sah diberikan ke warga Pattani dan dinamakan Mushola Jami' Pattani.


Dipanggil ‘Taj Mahal Thailand

Karena arsitekturnya yang unik dan seperti arsitektur yang menejadi Daya Tarik Candi Arjuna, bangunan mushola ini dikatakan sebagai ‘Taj Mahal Thailand'.


Mushola ini mempunyai kubah besar selainnya beberapa kubah kecil yang melingkari kubah khusus. Semua kubah ini diwarnai dengan warna hijau tua. Ini mempunyai empat menara di empat pojok mushola. Di awal pembangunan mushola ini, cuma ada dua menara.


Ke-2 menara ini sudah dipakai sebagai menara gendang dengan gedang ditaruh pada bagian atas menara. Saat waktu sholat, bedug akan ditabuh di pucuk menara mushola.


Saat ini, budaya ini sudah lenyap dan diganti oleh pemakaian pengeras suara. Di muka pintu mushola ada kolam yang cukup besar, menunjukkan refleksi air mushola ini dalam kolam di siang hari.


Diperbarui Raja Thailand

Di tanggal 12 Oktober 1993, Raja Thailand dan ratunya sepakat untuk berkunjung warga Pattani. Raja Thailand ingin berjumpa dengan beberapa pimpinan lokal dan umat beragama di mushola ini.

Pada pertemuan tersebut, Raja Thailand sempat minta Menteri Pengajaran Thailand yang menemaninya waktu itu, untuk membenahi gedung Mushola Jami' Pattani.


Menteri Pengajaran Thailand selanjutnya membuat gagasan untuk melakukan renovasi mushola sebagai project bertepatan dengan perayaan ulang tahun emas pemerintah Raja Thailand. Project pemugaran yang sudah dilakukan mencakup peluasan masjid dan tambahan dua menara adzan baru.


Mushola agung ini sudah jadi identitas keagamaan untuk sebagian besar warga Muslim di Thailand Selatan. Pembangunannya mempunyai tujuan untuk jadikan mushola ini sebagai mushola khusus umat Islam di Thailand.

Jayden Henry

More actions